Ada sejumlah kesamaan dengan versi personal, sehingga semestinya tak butuh waktu lama untuk beradaptasi

Kabar baik untuk kita para pebisnis online dengan adanya aplikasi whatsapp bisnis. Dengan segala fiturnya kita akan dimanjakan dalam membalas pesan dari customer.

WhatsApp Business dan personal merupakan dua aplikasi berbeda, jadi untuk bisa menggunakan versi bisnis, kita harus mengunduhnya terlebih dahulu dari Play Store klik di sini.  Oya, maaf untuk sementara WhatsApp bisnis belum tersedia untuk iOS/iPhone. 

Berikut ini 10 tips menggunakan WhatsApp Bisnis agar adaptasi semakin cepat dan pelayanan pelanggan dapat kembali berjalan normal.

[1] Mendaftar Akun WhatsApp Bisnis

Seperti halnya versi personal, WhatsApp Bisnis juga membutuhkan nomor ponsel yang aktif. Sebagai catatan, bahwa WhatsApp Business tidak bisa menggunakan nomor yang sudah pernah atau sedang digunakan di WhatsApp standar. Jadi, jika ingin menggunakan nomor yang sama, maka harus memilih salah satu, tetap berada di versi standar atau beralih menjadi versi bisnis.

Saran: Untuk bisnis baiknya pakai nomor berbeda dengan nomor pribadi, atau jika saat ini whatsapp nya sudah nomor khusus tinggal dimasukkan saja ke Whatsapp bisnis dan data nya di restore, sehingga otomatis Whatsapp yang standar akan tertutup dan memerlukan nomor baru untuk bisa membukanya.

  • Langkah pertama, unduh dahulu aplikasi WhatsApp Business dari Play Store.
  • Setelah terpasang, jalankan aplikasi seperti biasa dan tap Agree and Continue untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya. Saat muncul jendela popup, tap Continue dan tap Allow beberapa kali.

  • Berikutnya, masukkan nomor ponsel yang ingin digunakan.
  • Biasanya, sistem akan secara otomatis mengenali kode verifikasi yang dikirimkan melalui pesan singkat. Tetapi jika tetap diminta, silahkan buka pesan SMS yang dikirim, kemudian ketikkan kode verifikasi yang terdapat di dalam pesan tersebut.

  • Tahap selanjutnya, isi nama bisnis kakak, pastikan terisi dengan benar karena nama ini tidak akan bisa diubah di kemudian hari. Dan selesai, akun WhatsApp Bisnis sudah berhasil dibuat, sekarang sudah bisa langsung menggunakannya untuk berinteraksi dengan konsumen.

[2] Mengubah Profil Bisnis

Profil bisnis, seperti alamat, kategori bisnis, jam buka dan alamat web bisa diubah dan ditambahkan dengan mengakses menu Settings – Business Settings.

  • Seperti yang disinggung barusan, di pengaturan tersebut kakak bisa melengkapi data perusahaan/olshopnya seperti lokasi kantor atau toko, kategori, foto, deskripsi dan juga situs web. Jika semua data sudah terisi dengan benar, tap tombol Save di kanan atas untuk menyimpan perubahan.

[3] Melihat Statistik Pesan

Panel statistic telah disiapkan untuk menampung informasi ini, informasi tentang berapa banyak pesan yang diterima dan kirimkan kepada pelanggan. Caranya, masih di menu Settings, tap menu Statistic.

 

[4] Membuat Away Message

Away Message biasanya digunakan untuk membantu pelaku bisnis tetap terhubung ke konsumen ketika mereka tidak sedang di tempat atau layanan sedang tutup. Fitur ini akan memberikan jawaban otomatis ketika seorang pelanggan mengirimkan pesan.

  • Tap menu Settings – Business Settings – Away Message, kemudian beri tanda centang untuk mengaktifkan fitur ini, dan edit pesan default yang sudah ada, silahkan gunakan kalimat versi kakak sendiri. Setelah selesai, tap Save untuk menyimpan perubahan.

[5] Cara Membuat Greeting Message

Greeting Message juga membantu pengelola bisnis untuk menjalin komunikasi yang lebih baik dengan konsumen. Fitur ini akan terkirim secara otomatis ke pelanggan yang telah menghubungi setelah 14 hari tanpa komunikasi.

  • Untuk mengaktifkan fitur ini, buka menu Settings – Business Settings – Greeting Message.

  • Posisikan tombol ke On, kemudian edit kata sambutan yang menurut Anda paling ramah dan membuat pelanggan merasa dihormati. Jangan lupa tap tombol Save untuk menyimpan perubahan.

[6] Cara Membuat Jawaban Cepat (Quick Replies)

Berikutnya, di WhatsApp Bisnia kita juga bisa membuat jawaban cepat yang dipicu dengan kata kunci tertentu. Dengan cara ini, kita dapat menghemat waktu karena tidak harus mengetik satu atau dua kalimat penuh dari awal.

  • Caranya, buka menu Settings – Business Settings – Quick Replies.
  • Defaultnya ada satu quick replies yang sudah dibuat, yaitu /thanks yang berisi ucapan terima kasih. Kita bisa menambahkan quick replies lain, kita contohkan quick replies untuk permintaan maaf. Tap ikon plus di kanan bawah, kemudian ketik pesan permintaan maaf yang paling sopan, dan juga shortcut pilihan. Terakhir tap tombol Save. Selanjutnya, setiap kali mengetikkan kata kunci /maaf, maka aplikasi akan secara otomatis mengirimkan pesan permintaan maaf versi penuh yang sudah di setting sebelumnya.

[7] Mengaktifkan Fitur Enkripsi

  • Secara default, pesan dan panggilan di WhatsApp Bisnis terlindungi oleh prosedur enkripsi end-to-end. Namun dengan satu langkah tambahan, kita bisa mengetahui perubahan kode dari kontak yang menghubungi kita.

[8] Mengaktifkan Keamanan Dua Langkah (Two-step Verification)

  • WhatsApp Bisnis juga menerapkan sistem keamanan dua langkah jika diinginkan. Caranya, buka menu Settings – Account – Two-step Verification.
  • Selanjutnya, tap Enable kemudian masukkan 6 digit angka acak yang nantinya digunakan sebagai PIN verifikasi. Ulangi kode yang sama saat diminta.

  • Tap Next dan kali ini masukkan alamat email juga sebanyak dua kali, dan selesai. Tap Done, lalu akan muncul panel baru di mana Anda bisa menon-aktifkan fitur ini mengganti PIN atau email.

[9] Cara Membuat Pesan Broadcast di WhatsApp Bisnis

Pesan broadcast merupakan salah satu media paling umum digunakan untuk menawarkan produk baru, harga promo, program paket dan lain sebagainya. Jadi, fitur ini semestinya dimaksimalkan untuk mendorong angka penjualan.

  • Untuk membuat pesan broadcast, mudah sekali. Tap tombol menu utama, New Broadcast.
  • Tandai kontak yang ingin dimasukkan ke daftar penerima pesan broadcast, kemudian tap ikon centang berwarna hijau.

  • Selesai, kumpulan kontak penerima broadcast sudah dibuat, Anda tinggal mengirimkan isi penawaran ke mereka. Seluruh kontak yang dalam posisi online, akan menerima pesan yang sama.

[10] Cara Menghapus Akun WhatsApp Bisnis

  • Terakhir, dengan alasan tertentu kita juga bisa menghapus akun WhatsApp Bisnis. Caranya hampir sama dengan akun personal, buka menu Setting – Account – Delete my Account.
  • Masukkan nomor ponsel yang digunakan ketika mendaftar akun, lalu tap Delete my Account.

[11] Chat Label

Enaknya Whatsapp Bisnis kita bisa melabeli chat yang sudah masuk, jadi tau mana yang baru chat, mana yang sudah ditotal & belum bayar, mana yang sudah melakukan pambayaran, mana yang sudah dikirim.
Caranya ketik titik tiga di atas kanan, lalu pilih label.  Label bisa sebanyak-banyaknya.
Jadi ini membantu banget memilah-milah customer tanpa harus capek ketik-ketik search ataupun scroll.

Cara memberikan label di chat yang paling mudah, setelah chat selesai di sebuah proses, misal customer mau transfer, maka tahan chat nya, kemudian klik tombol label, maka akan muncul seperti di bawah ini.
Mau pakai label baru atau lama, bebas, yang pasti usahakan pilih yang paling mudah diingat nama labelnya.
Silahkan berkreasi semaksimalnya!

Nah, demikian 11 tips menggunakan WhatsApp Bisnis yang bisa kakak coba praktikkan. Secara umum, ada banyak sekali fitur yang mirip dengan versi personal, kecuali menu Business Settings. Jadi, seharusnya yang sudah terbiasa menggunakan WhatsApp tak akan menemukan banyak kesulitan.

Di bagian terdepan, WhatsApp Business juga menampilkan tiga menu tab utama, yaitu Chat, Status dan Call.
Tulisan ini bersumber dari sini dengan beberapa penyesuaian.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

 


NOTE:
Terima kasih untuk yang telah gabung Member Reguler & Prioritas
Untuk yang belum masih reguler bisa upgrade
Mumpung registrasi hanya Rp 199.00 Rp 99.000
Silahkan klik/tekan tulisan biru di bawah ini
>>> Yuk daftar Member PRIORITAS <<<

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *