UPDATE produk terbaru di Channel Telegram. Klik >>Gabung Sekarang< <

 

 

Kain batik merupakan salah satu busana yang perlu disimpan dengan baik. Hal ini untuk menjaga kualitas batik, sehingga tetap terjaga hingga lama.

Kain batik tak perlu terlalu sering dicuci jika hanya pakai sebentar sekitar 2-3 jam.

Cukup angin-anginkan saja, karena tidak terlalu kotor.

Kalau terpaksa dicuci, pilih produk detergen yang ramah dengan kain batik, seperti sampo atau sabun bayi.

Pastikan untuk tidak mencuci dengan mesin. Cukup cuci dengan tangan secara lembut, lalu hindari untuk memeras kain.

Setelah dicuci, keringkan di tempat yang tidak langsung terkena matahari. Hal ini berfungsi untuk mencegah warna kain memudar.

Kalau terpaksa disetrika, beri kain pelapis, jadi jangan langsung ke kain batik

Lalu, untuk penyimpanan disarankan di lemari kering dengan kelembaban suhu 20 derajat ke bawah.

Untuk menghindari ngengat, disarankan untuk meletakkan biji merica yang terbungkus kasa di dekat kain.

Kalau Akar Wangi tidak disarankan, karena kalau sudah lama akan lapuk dan ada bulir yang nanti akan mengotori kain dan menimbulkan flek jamur.

Pastikan kain batik digulung, bukan dilipat. Begitu juga dengan busana batik, disarankan digantung.

Plus, setiap bulan harus dikeluarkan dari lemari untuk sekadar di-angin-anginkan.

Karena bekas lipatan lama-lama akan membuat kain retas seratnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *